Sejarah

Predisposisi dari terbentuknya TBM Calcaneus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin adalah Pertemuan Nasional Tim Bantuan Medis Fakultas Kedokteran se-Indonesia pada tahun 1990 di Semarang yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Pecinta Alam Kedokteran UNISSULA Semarang (MAPADOKS). Distribusi peserta kebanyakan dihadiri oleh organisasi Pencinta Alam tingkat Fakultas. Fakultas Kedokteran UNHAS sendiri pada saat itu belum mempunyai unit TBM ataupun unit Pencinta Alam, mengirimkan tiga (3) utusan yang terdiri dari dua (2) pengurus SEMAWA dan seorang (1) mahasiswa yang kebetulan anggota Pencinta Alam tingkat Universitas. Umumnya para utusan mengedepankan kasus-kasus kegawatdaruratan medis di alam bebas yang tidak dapat ditangani maupun salah dalam penanganannya. Pertemuan tersebut menjadi dasar untuk membentuk Tim Bantuan Medis Calcaneus di lingkungan Fakultas Kedokteran UNHAS.
Pada suatu Double Ten Day tanggal 10-10-1992, Dekan Fakultas Kedokteran UNHAS Prof. DR. Junus Alkatiri meresmikan Tim Bantuan Medis Calcaneus Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dengan jumlah anggota aktif sebanyak 27 orang. Semenjak didirikan TBM Calcaneus bertujuan untuk menyediakan tenaga medis bagi mahasiswa dan kelompok-kelompok pencinta alam dalam melakukan kegiatan–kegiatannya. Seiring dengan perkembangan organisasi, orientasi yang pada mulanya menitikberatkan pada kegiatan kepencintaalaman, kemudian lebih diarahkan kepada pendidikan dan pelatihan untuk pelayanan kegawatdaruratan medis dan sosial kemanusiaan dengan tetap mempertahankan tradisi kepencintaalaman.

About the Author